4.000 Polisi Siaga Jelang Kenaikan Harga BBM Cetak
JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Metro Jaya mengerahkan sekitar 4.000 personelnya untuk mengantisipasi aksi protes masyarakat jelang kenaikan harga bahan bakar minyak pada bulan April mendatang. Selain mengantisipasi unjuk rasa, polisi juga akan berjaga-jaga di sekitar stasiun pengisian bahan bakar umum dan jalur distribusi BBM.

"Kami kerahkan 4.000 personel dari Polda," ungkap Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Untung Suharsono Rajab, Jumat (16/3/2012), di Mapolda Metro Jaya.

Selain kepolisian, pengamanan menjelang kenaikan harga BBM juga akan dibantu TNI. Sebanyak 15 satuan setingkat kompi (SSK) atau setara dengan 1.500 anggota TNI juga sudah mulai bersiaga.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, sistem pengamanan akan diprioritaskan dalam dua hal, yakni pengamanan terhadap unjuk rasa serta kelancaran distribusi dan penyediaan BBM.

"Namun, untuk unjuk rasa terkait kenaikan harga BBM ini sudah ada laporan. Kami sudah mengantisipasi untuk pasukan-pasukan yang siapkan untuk masalah ini. Polda mengimbau kepada masyarakat dan dari unsur mana pun yang akan demo silakan melaporkan kepada kepolisian dalam hal ini intelijen," ujar Rikwanto.

Polisi nantinya akan mengawal unjuk rasa tersebut. "Silakan demo dan jangan sampai mengganggu aktivitas masyarakat serta jangan sampai menghambat lalu lintas dan jangan sampai melakukan perusakan. Apabila itu terjadi, mereka akan dikenakan pasal pidana atau hukum yang mereka langgar," kata Rikwanto.
 
Sumber berita: Kompas.com, 17 Maret 2012
Link: http://megapolitan.kompas.com/read/2012/03/16/15405022/4.000.Polisi.Siaga.Jelang.Kenaikan.Harga.BBM

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine