INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Siap Beroperasi 2021, Tarif LRT Jabodebek Rp 12.000/orang

INSTRAN.org - Moda transportasi Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek memang baru akan beroperasi pada November 2021 mendatang. Namun harga tiketnya...

6 Alasan Dilarang Makan Saat Naik Transportasi Umum

INSTRAN.org - Larangan makan di dalam transportasi umum adalah hal yang biasa. Hal ini bertujuan agar transportasi umum tetap dalam kondisi bersih dan...

Aplikasi Transportasi Online BISTAR, Penumpang Bebas Pilih Pengemudi, Pengemudi Bebas Tentukan Tarif

INSTRAN.org - "Misal mau ke Bekasi, tarif standar Rp 30 ribu, maka ada beragam tawaran tertera di aplikasi. Ada yang tarifnya Rp 25 ribu, ada yang Rp...

Deretan Moda Transportasi di Ibu Kota Baru, Kereta Tanpa Awak hingga Bus Amfibi

INSTRAN.org - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan bahwa transportasi massal di ibu kota baru akan dibuat senyaman mungkin. Langkah...

Manggarai Bakal Gantikan Gambir, Bagaimana Lahan Parkirnya?

INSTRAN.org - Lahan parkir di Stasiun Manggarai dikeluhkan sempit menyusul adanya rencana memindahkan perjalanan kereta jarak jauh dari Stasiun Gambir...

  • Siap Beroperasi 2021, Tarif LRT Jabodebek Rp 12.000/orang

    Senin, 14 Oktober 2019 11:14
  • 6 Alasan Dilarang Makan Saat Naik Transportasi Umum

    Senin, 14 Oktober 2019 10:34
  • Aplikasi Transportasi Online BISTAR, Penumpang Bebas Pilih Pengemudi, Pengemudi Bebas Tentukan Tarif

    Kamis, 10 Oktober 2019 15:40
  • Deretan Moda Transportasi di Ibu Kota Baru, Kereta Tanpa Awak hingga Bus Amfibi

    Kamis, 10 Oktober 2019 15:34
  • Manggarai Bakal Gantikan Gambir, Bagaimana Lahan Parkirnya?

    Rabu, 09 Oktober 2019 15:24

Metropolitan

Siap Beroperasi 2021, Tarif LRT Jabodebek Rp 12.000/orang
Senin, 14 Oktober 2019
INSTRAN.org - Moda transportasi Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek memang baru akan beroperasi pada November 2021 mendatang. Namun harga tiketnya sudah diketahui mulai saat ini, yakni Rp... Selanjutnya...
6 Alasan Dilarang Makan Saat Naik Transportasi Umum
Senin, 14 Oktober 2019
INSTRAN.org - Larangan makan di dalam transportasi umum adalah hal yang biasa. Hal ini bertujuan agar transportasi umum tetap dalam kondisi bersih dan tidak terjadi hal yang salah pada penumpang. Selanjutnya...
Aplikasi Transportasi Online BISTAR, Penumpang Bebas Pilih Pengemudi, Pengemudi Bebas Tentukan Tarif
Kamis, 10 Oktober 2019
INSTRAN.org - "Misal mau ke Bekasi, tarif standar Rp 30 ribu, maka ada beragam tawaran tertera di aplikasi. Ada yang tarifnya Rp 25 ribu, ada yang Rp 20 ribu ada yang Rp 15 ribu dan mungkin ada juga... Selanjutnya...
Deretan Moda Transportasi di Ibu Kota Baru, Kereta Tanpa Awak hingga Bus Amfibi
Kamis, 10 Oktober 2019
INSTRAN.org - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan bahwa transportasi massal di ibu kota baru akan dibuat senyaman mungkin. Langkah ini untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Selanjutnya...
Manggarai Bakal Gantikan Gambir, Bagaimana Lahan Parkirnya?
Rabu, 09 Oktober 2019
INSTRAN.org - Lahan parkir di Stasiun Manggarai dikeluhkan sempit menyusul adanya rencana memindahkan perjalanan kereta jarak jauh dari Stasiun Gambir ke Manggarai. Lantas apakah lahan parkirnya... Selanjutnya...
Dikeluhkan Sistem Dua Peron di Stasiun Duri untuk Rute Duri-Tangerang PDF Cetak E-mail
Selasa, 03 April 2018 14:28
INSTRAN.org - Sistem dua peron untuk kereta commuterline lintas Duri - Tangerang di Stasiun Duri telah berlaku sejak pekan lalu. 

Pada Senin (2/4/2018) pukul 17.36 - 18.45 WIB, penumpang kereta rel listrik (KRL) dari Stasiun Duri menuju Tangerang diarahkan untuk menunggu di peron 4 pada pukul 17.36 WIB. Tak lama kemudian, KRL tujuan Tangerang tiba dan sekitar 10 menit kemudian arahan dari petugas meminta agar penumpang yang tak kebagian tempat berpindah peron. 

"Tujuan Tangerang berikutnya, silahkan menunggu di peron 5," kata seorang petugas lewat alat pengeras suara. 

Beberapa penumpang yang tak kebagian tempat langsung berpindah ke peron 5. Mereka menggunakan dua alternatif jalan, yaitu eskalator satu lajur dari peron 4 dan jalan tapak passing yang berada di arah utara stasiun, tepatnya di ujung peron.

"Ini sih pindah-pindah peron terus," ujar seorang perempuan sambil berlari menuju eskalator. 

Di peron 5, penumpang harus menunggu kedatangan kereta tujuan Tangerang selanjutnya selama sekitar 30 menit. Saat mereka menunggu, Kereta Api (KA) Bandara telah melintas dua kali di peron 4.  

Sita (33), seorang karyawan swasta mengatakan telah menggunakan KRL sejak Juli 2017. "Dulu (peron) 4 Tangerang, (peron) 5 (kereta) bandara saja. Sekarang dibagi gini jadi pecah," kata Sita. 

Ia turun di peron 5 dan sengaja berdiam diri menepi untuk menghindari desakan penumpang lainnya yang mengantre naik eskalator dan lift. 

"Dulu pernah kegencet di tengah-tengah eskalator. Yang parah lagi pertama kali dioper ke sini, dari (peron) 4 ke (peron) 5, ada yang pingsan, kata orang lima (orang)," tambahnya. 

Kepala Stasiun Duri, Widy Aries Subiyanto, mengatakan keputusan pembagian penumpang Duri - Tangerang dalam dua peron untuk mengurai kepadatan penumpang.

Peron 4 melayani KRL dengan ukuran 8 - 10 gerbong, sedangkan Peron 5 melayani 12 gerbong. "Sekarang bergantian, masuk dari (peron) 5, selanjutnya (masuk dari peron) 4. Begitu juga sebaliknya," kata Widy.


Sumber : Kompas.com, Senin 2 April 2018

https://megapolitan.kompas.com/read/2018/04/02/21491551/dikeluhkan-sistem-dua-peron-di-stasiun-duri-untuk-rute-duri-tangerang

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
LAST_UPDATED2
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1571
mod_vvisit_counterKemarin3160
mod_vvisit_counterMinggu ini1571
mod_vvisit_counterBulan ini33410
mod_vvisit_counterSemua5998391
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download