INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Jalan Jatibaru Raya Dibuka Lagi, Sopir Angkot Keluhkan Soal Ini

INSTRAN.org - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah kembali membuka dua arah Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat sejak Senin, 15 Oktober...

Selang Dibuka Tiga Hari Jalan Jatibaru Raya Kini Lancar, Sebab...

INSTRAN.org  - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah kembali membuka dua arah Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat sejak Senin, 15 Oktober...

Anies ungkap alasan ganjil-genap diperpanjang

INSTRAN.org - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memutuskan untuk memperpanjang masa berlaku perluasan sistem ganjil-genap (gage) hingga...

Mau e-TLE ataupun e-Tilang, ujungnya adalah penindakan

INSTRAN.org - Ponsel setiap anggota polisi lalu lintas di Ibu Kota sudah terpasangi aplikasi untuk membukukan bukti pelanggaran (tilang). Hanya untuk...

Dishub DKI: Perpanjangan Ganjil Genap Buat Penuhi Target Tahunan

INSTRAN.org - Pelaksana Tugas Kepala Dishub DKI Jakarta Sigit Wijatmoko menganggap, pemberlakuan sistem ganjil genap efektif untuk mencapai target...

  • Jalan Jatibaru Raya Dibuka Lagi, Sopir Angkot Keluhkan Soal Ini

    Kamis, 18 Oktober 2018 14:06
  • Selang Dibuka Tiga Hari Jalan Jatibaru Raya Kini Lancar, Sebab...

    Kamis, 18 Oktober 2018 14:05
  • Anies ungkap alasan ganjil-genap diperpanjang

    Rabu, 17 Oktober 2018 14:49
  • Mau e-TLE ataupun e-Tilang, ujungnya adalah penindakan

    Rabu, 17 Oktober 2018 14:48
  • Dishub DKI: Perpanjangan Ganjil Genap Buat Penuhi Target Tahunan

    Selasa, 16 Oktober 2018 14:32

Metropolitan

Jalan Jatibaru Raya Dibuka Lagi, Sopir Angkot Keluhkan Soal Ini
Kamis, 18 Oktober 2018
INSTRAN.org - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah kembali membuka dua arah Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat sejak Senin, 15 Oktober 2018 lalu. Hal itu setelah proyek skybridge... Selanjutnya...
Selang Dibuka Tiga Hari Jalan Jatibaru Raya Kini Lancar, Sebab...
Kamis, 18 Oktober 2018
INSTRAN.org  - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah kembali membuka dua arah Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat sejak Senin, 15 Oktober 2018 lalu. Berbeda dengan sebelumnya yang... Selanjutnya...
Anies ungkap alasan ganjil-genap diperpanjang
Rabu, 17 Oktober 2018
INSTRAN.org - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memutuskan untuk memperpanjang masa berlaku perluasan sistem ganjil-genap (gage) hingga 31 Desember 2018. Gubernur DKI Jakarta Anies... Selanjutnya...
Mau e-TLE ataupun e-Tilang, ujungnya adalah penindakan
Rabu, 17 Oktober 2018
INSTRAN.org - Ponsel setiap anggota polisi lalu lintas di Ibu Kota sudah terpasangi aplikasi untuk membukukan bukti pelanggaran (tilang). Hanya untuk ponsel Android. Belum ponsel iOS. Selanjutnya...
Dishub DKI: Perpanjangan Ganjil Genap Buat Penuhi Target Tahunan
Selasa, 16 Oktober 2018
INSTRAN.org - Pelaksana Tugas Kepala Dishub DKI Jakarta Sigit Wijatmoko menganggap, pemberlakuan sistem ganjil genap efektif untuk mencapai target Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2018 dan... Selanjutnya...
Tanggapan Pengemudi Ojek Daring Setelah Pelarangan Motor Dicabut PDF Cetak E-mail
Kamis, 11 Januari 2018 14:32
INSTRAN.org - Putusan Mahkamah Agung mencabut larangan sepeda motor di MH Thamrin hingga Merdeka Barat disambut bahagia beberapa pengendara ojek daring. Mereka senang karena tidak harus mencari jalur alternatif ketika mengantar pelanggan ke kawasan tersebut.

"Senang dan lega, selama ini kami kalau antar orang atau paket ke sana (MH Thamrin-Medan Merdeka Barat) harus muter-muter cari jalan tikus. Kalau (pelarangan) sudah dicabut, kami bisa lebih fleksibel," ujar seorang pengemudi ojek daring Jery di kawasan Menteng, kepada Kompas.com, Kamis (11/1/2018).

Putusan MA tersebut, lanjutnya, tidak hanya menguntungkan ojek daring, tetapi pengendara motor lainnya. Apalagi kawasan tersebut merupakan akses yang banyak dilalui pekerja kantoran.

Seorang pengendara Grab Bike Sanusi mengatakan, sudah sewajarnya aturan tersebut dicabut karena terkesan diskriminasi.

"Pengguna motor juga bayar pajak, artinya kewajiban sama, tetapi kenapa motor saja yang dilarang (melintas), mobil tidak. Kami harap sudah tidak ada diskriminasi lagi untuk motor, sama-sama cari nafkah, Mas," kata Sanusi.

Seorang pengendara Uber Motor Alif mengatakan, motor bukan penyebab kemacetan Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat. Sebab, ukuran motor tidak sampai setengah ukuran mobil. Menurutnya, mobil yang menyebabkan macet di Jakarta.

"Motor ini dimensinya tidak sampai setengahnya mobil, kenapa dibilang bikin macet. Yang banyak ambil ruas jalan, kan, mobil. Kalau dilarang di sana, lalu motor-motor lain lewat jalan alternatif sama saja hanya memindahkan lokasi kemacetan ke tempat lain," katanya.

Seorang pengendara Go-Jek Andri mengatakan, pencabutan larangan itu tak terlalu mempengaruhi aktivitasnya. Pria berusia 37 tahun yang juga menyambi sebagai kurir itu mengatakan, pekerja kantoran yang lebih diuntungkan atas aturan tersebut.

Jika dilihat dari jasa kurir, Andri lebih sering mengantarkan paket atau barang melalui pintu belakang. 

"Kalau antar barang atau jemput penumpang juga biasanya lewat belakang, seperti saat ke gedung Kementerian Perhubungan, itu kan masuknya dari Jalan Abdul Muis tidak melintas di Medan Merdeka Barat. Lalu kalau ke Sinarmas, itu juga masuk lewat Sarinah terus ke Jalan Agus Salim," kata Andri.

Menindaklanjuti putusan MA, petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencopot rambu-rambu larangan sepeda motor di Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat. Para pengendara motor bisa melintasi kawasan tersebut tanpa takut ditindak polisi.


Sumber : Kompas.com, Kamis 11 Januari 2018

http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/11/14143441/tanggapan-pengemudi-ojek-daring-setelah-pelarangan-motor-dicabut

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini3673
mod_vvisit_counterKemarin4176
mod_vvisit_counterMinggu ini23977
mod_vvisit_counterBulan ini76911
mod_vvisit_counterSemua4866302
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download