INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Pengendara Sepeda Motor Masih Melintas di Luar Jalur Kuning

INSTRAN.org - Belum semua pengendara sepeda motor melintas di jalur khusus yang disediakan di Jalan MH Thamrin hingga Medan Merdeka Barat.

Ada OK Otrip, Organda Minta Sopir Angkot Lain Legawa

INSTRAN.org - Ketua Organisasi Angkutan Darat ( Organda) DKI Jakarta Shafruhan Sinungan angkat bicara soal gesekan yang terjadi antara angkutan kota ...

Dishub Lakukan Sosialisasi Sepeda Motor Gunakan Lajur Kiri di Thamrin

INSTRAN.org - Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan telah memasang marka kuning sebagai penanda jalur khusus sepeda...

Ruas Jalan Thamrin Mulai Dicat Kuning untuk Jalur Khusus Sepeda Motor

INSTRAN.org — Pemprov DKI Jakarta membuat tanda pembatas jalan untuk memisahkan lintasan sepeda motor dengan kendaraan roda empat di sepanjang Jalan...

Menjajal Rute OK Otrip dari Naik Angkot hingga Transjakarta di Jakarta Utara

INSTRAN.org - Rute OK Otrip Cilincing- Rorotan Jakarta Utara mulai diuji coba, Selasa (16/1/2018). Angkutan kota (angkot) berwarna merah dengan stiker...

  • Pengendara Sepeda Motor Masih Melintas di Luar Jalur Kuning

    Jumat, 19 Januari 2018 11:43
  • Ada OK Otrip, Organda Minta Sopir Angkot Lain Legawa

    Jumat, 19 Januari 2018 11:42
  • Dishub Lakukan Sosialisasi Sepeda Motor Gunakan Lajur Kiri di Thamrin

    Kamis, 18 Januari 2018 15:36
  • Ruas Jalan Thamrin Mulai Dicat Kuning untuk Jalur Khusus Sepeda Motor

    Kamis, 18 Januari 2018 15:34
  • Menjajal Rute OK Otrip dari Naik Angkot hingga Transjakarta di Jakarta Utara

    Kamis, 18 Januari 2018 15:33

Metropolitan

Pengendara Sepeda Motor Masih Melintas di Luar Jalur Kuning
Jumat, 19 Januari 2018
INSTRAN.org - Belum semua pengendara sepeda motor melintas di jalur khusus yang disediakan di Jalan MH Thamrin hingga Medan Merdeka Barat. Selanjutnya...
Ada OK Otrip, Organda Minta Sopir Angkot Lain Legawa
Jumat, 19 Januari 2018
INSTRAN.org - Ketua Organisasi Angkutan Darat ( Organda) DKI Jakarta Shafruhan Sinungan angkat bicara soal gesekan yang terjadi antara angkutan kota (angkot) biasa dengan angkot yang masuk dalam... Selanjutnya...
Dishub Lakukan Sosialisasi Sepeda Motor Gunakan Lajur Kiri di Thamrin
Kamis, 18 Januari 2018
INSTRAN.org - Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan telah memasang marka kuning sebagai penanda jalur khusus sepeda motor di enam titik di Jakarta Pusat dari 10 titik... Selanjutnya...
Ruas Jalan Thamrin Mulai Dicat Kuning untuk Jalur Khusus Sepeda Motor
Kamis, 18 Januari 2018
INSTRAN.org — Pemprov DKI Jakarta membuat tanda pembatas jalan untuk memisahkan lintasan sepeda motor dengan kendaraan roda empat di sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Medan Merdeka Barat. Selanjutnya...
Menjajal Rute OK Otrip dari Naik Angkot hingga Transjakarta di Jakarta Utara
Kamis, 18 Januari 2018
INSTRAN.org - Rute OK Otrip Cilincing- Rorotan Jakarta Utara mulai diuji coba, Selasa (16/1/2018). Angkutan kota (angkot) berwarna merah dengan stiker OK Otrip di sekeliling kendaraan bertuliskan... Selanjutnya...
Tanggapan Pengemudi Ojek Daring Setelah Pelarangan Motor Dicabut PDF Cetak E-mail
Kamis, 11 Januari 2018 14:32
INSTRAN.org - Putusan Mahkamah Agung mencabut larangan sepeda motor di MH Thamrin hingga Merdeka Barat disambut bahagia beberapa pengendara ojek daring. Mereka senang karena tidak harus mencari jalur alternatif ketika mengantar pelanggan ke kawasan tersebut.

"Senang dan lega, selama ini kami kalau antar orang atau paket ke sana (MH Thamrin-Medan Merdeka Barat) harus muter-muter cari jalan tikus. Kalau (pelarangan) sudah dicabut, kami bisa lebih fleksibel," ujar seorang pengemudi ojek daring Jery di kawasan Menteng, kepada Kompas.com, Kamis (11/1/2018).

Putusan MA tersebut, lanjutnya, tidak hanya menguntungkan ojek daring, tetapi pengendara motor lainnya. Apalagi kawasan tersebut merupakan akses yang banyak dilalui pekerja kantoran.

Seorang pengendara Grab Bike Sanusi mengatakan, sudah sewajarnya aturan tersebut dicabut karena terkesan diskriminasi.

"Pengguna motor juga bayar pajak, artinya kewajiban sama, tetapi kenapa motor saja yang dilarang (melintas), mobil tidak. Kami harap sudah tidak ada diskriminasi lagi untuk motor, sama-sama cari nafkah, Mas," kata Sanusi.

Seorang pengendara Uber Motor Alif mengatakan, motor bukan penyebab kemacetan Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat. Sebab, ukuran motor tidak sampai setengah ukuran mobil. Menurutnya, mobil yang menyebabkan macet di Jakarta.

"Motor ini dimensinya tidak sampai setengahnya mobil, kenapa dibilang bikin macet. Yang banyak ambil ruas jalan, kan, mobil. Kalau dilarang di sana, lalu motor-motor lain lewat jalan alternatif sama saja hanya memindahkan lokasi kemacetan ke tempat lain," katanya.

Seorang pengendara Go-Jek Andri mengatakan, pencabutan larangan itu tak terlalu mempengaruhi aktivitasnya. Pria berusia 37 tahun yang juga menyambi sebagai kurir itu mengatakan, pekerja kantoran yang lebih diuntungkan atas aturan tersebut.

Jika dilihat dari jasa kurir, Andri lebih sering mengantarkan paket atau barang melalui pintu belakang. 

"Kalau antar barang atau jemput penumpang juga biasanya lewat belakang, seperti saat ke gedung Kementerian Perhubungan, itu kan masuknya dari Jalan Abdul Muis tidak melintas di Medan Merdeka Barat. Lalu kalau ke Sinarmas, itu juga masuk lewat Sarinah terus ke Jalan Agus Salim," kata Andri.

Menindaklanjuti putusan MA, petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencopot rambu-rambu larangan sepeda motor di Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat. Para pengendara motor bisa melintasi kawasan tersebut tanpa takut ditindak polisi.


Sumber : Kompas.com, Kamis 11 Januari 2018

http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/11/14143441/tanggapan-pengemudi-ojek-daring-setelah-pelarangan-motor-dicabut

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini2538
mod_vvisit_counterKemarin2816
mod_vvisit_counterMinggu ini12566
mod_vvisit_counterBulan ini47032
mod_vvisit_counterSemua4045914
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download