INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Protes Dipindah ke Pulogebang, Ratusan Awak Bus AKAP Unjuk Rasa

INSTRAN.org - Sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Posko Menangkan Pancasila berencana unjuk rasa di Balai Kota DKI untuk memprotes rencana...

Juru Parkir Sabang: Kalau Lebih dari 1 Jam, Tarifnya Diatur Saja

INSTRAN.org - Sejak kontrak PT Mata Elang Biru selaku pengelola mesin parkir meter di DKI Jakarta habis pada 3 Desember, pengelolaan parkir meter di...

Mesin Parkir Meter di Hayam Wuruk dan Asemka Masih Digunakan

INSTRAN.org - Mesin parkir meter di beberapa kantung parkir di DKI Jakarta digantikan dengan sistem karcis manual, seperti di wilayah Kelapa Gading,...

KRL Jabodetabek Kembali Beroperasi Normal

INSTRAN.org - Setelah sempat mengalami gangguan akibat pohon tumbang di Stasiun Karet dan Stasiun Tanjung Priok, perjalanan kereta rel listrik (KRL)...

Transjakarta Akan Hadirkan Minitrans, Ini Penampakannya

INSTRAN.org - Beberapa mini bus yang didominasi warna oranye dan putih tampak hilir mudik di Kampus Universitas Indonesia, Depok.

  • Protes Dipindah ke Pulogebang, Ratusan Awak Bus AKAP Unjuk Rasa

    Rabu, 13 Desember 2017 14:39
  • Juru Parkir Sabang: Kalau Lebih dari 1 Jam, Tarifnya Diatur Saja

    Rabu, 13 Desember 2017 14:38
  • Mesin Parkir Meter di Hayam Wuruk dan Asemka Masih Digunakan

    Rabu, 13 Desember 2017 14:37
  • KRL Jabodetabek Kembali Beroperasi Normal

    Senin, 11 Desember 2017 19:02
  • Transjakarta Akan Hadirkan Minitrans, Ini Penampakannya

    Senin, 11 Desember 2017 19:01

Metropolitan

Protes Dipindah ke Pulogebang, Ratusan Awak Bus AKAP Unjuk Rasa
Rabu, 13 Desember 2017
INSTRAN.org - Sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Posko Menangkan Pancasila berencana unjuk rasa di Balai Kota DKI untuk memprotes rencana pemindahan bus AKAP ke Terminal Pulogebang. Sekitar... Selanjutnya...
Juru Parkir Sabang: Kalau Lebih dari 1 Jam, Tarifnya Diatur Saja
Rabu, 13 Desember 2017
INSTRAN.org - Sejak kontrak PT Mata Elang Biru selaku pengelola mesin parkir meter di DKI Jakarta habis pada 3 Desember, pengelolaan parkir meter di Jakarta kembali ke sistem manual. Selanjutnya...
Mesin Parkir Meter di Hayam Wuruk dan Asemka Masih Digunakan
Rabu, 13 Desember 2017
INSTRAN.org - Mesin parkir meter di beberapa kantung parkir di DKI Jakarta digantikan dengan sistem karcis manual, seperti di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Faletehan, Jakarta Selatan. Selanjutnya...
KRL Jabodetabek Kembali Beroperasi Normal
Senin, 11 Desember 2017
INSTRAN.org - Setelah sempat mengalami gangguan akibat pohon tumbang di Stasiun Karet dan Stasiun Tanjung Priok, perjalanan kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek kembali normal. Selanjutnya...
Transjakarta Akan Hadirkan Minitrans, Ini Penampakannya
Senin, 11 Desember 2017
INSTRAN.org - Beberapa mini bus yang didominasi warna oranye dan putih tampak hilir mudik di Kampus Universitas Indonesia, Depok. Selanjutnya...
Sejumlah Ojek Online Berharap Ada "Shelter"di Sekitar Stasiun PDF Cetak E-mail
Rabu, 06 Desember 2017 16:13
INSTRAN.org - Rencana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menertibkan berbagai jenis transportasi umum di sekitar stasiun kereta mendapat respon dari beberapa pengendara ojek online dan bajaj.

Pada dasarnya mereka mengaku setuju, namun dalam penerapannya diharapkan tidak tebang pilih.

"Kalau dibuatkan shelter sih oke-oke saja, jadi kita enggak dipinggir jalan, kapanasan dan kehujanan, tapi yang penting aturan jelas jangan berat sebelah," ucap Nurdin ojek online yang biasa mengambil penumpang di stasiun Manggarai, Selasa (5/12/2017)

Menurut Nurdin, selama ini banyak keberpihakan mengenai aturan penertiban, seperti mementingkan moda transportasi lain dibandingkan ojek online.

"Seperti ojek biasa atau bajaj, mereka punya lahan sendiri enggak diganggu sama petugas, giliran kita diusir-usir padahal sama-sama cari penumpang. Kalau bisa yang adil, penumpang sendiri yang nentuin dia mau apa kan," ujar Nurdin.

Irwan pengendara ojek online lainnya juga mengutarakan hal serupa. Menurutnya, mereka terpaksa mangkal di pinggir jalan karena memang banyak mendapatkan penumpang dari stasiun.

"Stasiun banyak penumpangnya dibanding kita harus mutar-mutar, karena itu pasti ramai sama ojek online," ucap Irwan.

"Karena enggak ada lahan, biasanya kami cari pinggir jalan, atau dekat warung buat basecamp. Kalau memang diberikan lahan yah bagus, kita enggak perlu kucing-kucingan lagi sama petugas kan," kata Irwan.

Sedangkan Iman, sopir bajaj di stasiun Tebet mengatakan kurang setuju dengan wacana tersebut. Ia menilai akan makin sedikit mendapatkan konsumen karena harus bergiliran.  

"Takutnya pakai sistem antrean, kalau begitu pasti bajaj susah dapat penumpang karena kebanyakan orang pilih naik ojek atau Trans kan, yah kurang setuju aja," ujar Imam yang mengaku sudah tiga tahun lebih mencari nafkah dengan menarik bajaj.

BPTJ berencana untuk mengatur transportasi penunjang di depan stasiun agar tidak terjadi kesemerawutan. Bekerja sama dengan DAOP1, BPTJ akan mencari lahan sebagai shelter berkumpulnya moda pendukung di seputar stasiun.


Sumber : Kompas.com, Selasa 05 Desember 2017

http://megapolitan.kompas.com/read/2017/12/05/22022921/sejumlah-ojek-online-berharap-ada-shelterdi-sekitar-stasiun

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini2659
mod_vvisit_counterKemarin2216
mod_vvisit_counterMinggu ini6855
mod_vvisit_counterBulan ini28971
mod_vvisit_counterSemua3963948
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download