INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

6 Alasan Dilarang Makan Saat Naik Transportasi Umum

INSTRAN.org - Larangan makan di dalam transportasi umum adalah hal yang biasa. Hal ini bertujuan agar transportasi umum tetap dalam kondisi bersih dan...

Aplikasi Transportasi Online BISTAR, Penumpang Bebas Pilih Pengemudi, Pengemudi Bebas Tentukan Tarif

INSTRAN.org - "Misal mau ke Bekasi, tarif standar Rp 30 ribu, maka ada beragam tawaran tertera di aplikasi. Ada yang tarifnya Rp 25 ribu, ada yang Rp...

Deretan Moda Transportasi di Ibu Kota Baru, Kereta Tanpa Awak hingga Bus Amfibi

INSTRAN.org - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan bahwa transportasi massal di ibu kota baru akan dibuat senyaman mungkin. Langkah...

Manggarai Bakal Gantikan Gambir, Bagaimana Lahan Parkirnya?

INSTRAN.org - Lahan parkir di Stasiun Manggarai dikeluhkan sempit menyusul adanya rencana memindahkan perjalanan kereta jarak jauh dari Stasiun Gambir...

Bandung hingga Semarang Kantongi Dana Hibah Perbaiki Sistem Transportasi

INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan menandatangani nota kesepakatan (MoU) Sinergi Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Pilot Project Sustainable...

  • 6 Alasan Dilarang Makan Saat Naik Transportasi Umum

    Senin, 14 Oktober 2019 10:34
  • Aplikasi Transportasi Online BISTAR, Penumpang Bebas Pilih Pengemudi, Pengemudi Bebas Tentukan Tarif

    Kamis, 10 Oktober 2019 15:40
  • Deretan Moda Transportasi di Ibu Kota Baru, Kereta Tanpa Awak hingga Bus Amfibi

    Kamis, 10 Oktober 2019 15:34
  • Manggarai Bakal Gantikan Gambir, Bagaimana Lahan Parkirnya?

    Rabu, 09 Oktober 2019 15:24
  • Bandung hingga Semarang Kantongi Dana Hibah Perbaiki Sistem Transportasi

    Rabu, 09 Oktober 2019 12:19

Metropolitan

6 Alasan Dilarang Makan Saat Naik Transportasi Umum
Senin, 14 Oktober 2019
INSTRAN.org - Larangan makan di dalam transportasi umum adalah hal yang biasa. Hal ini bertujuan agar transportasi umum tetap dalam kondisi bersih dan tidak terjadi hal yang salah pada penumpang. Selanjutnya...
Aplikasi Transportasi Online BISTAR, Penumpang Bebas Pilih Pengemudi, Pengemudi Bebas Tentukan Tarif
Kamis, 10 Oktober 2019
INSTRAN.org - "Misal mau ke Bekasi, tarif standar Rp 30 ribu, maka ada beragam tawaran tertera di aplikasi. Ada yang tarifnya Rp 25 ribu, ada yang Rp 20 ribu ada yang Rp 15 ribu dan mungkin ada juga... Selanjutnya...
Deretan Moda Transportasi di Ibu Kota Baru, Kereta Tanpa Awak hingga Bus Amfibi
Kamis, 10 Oktober 2019
INSTRAN.org - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan bahwa transportasi massal di ibu kota baru akan dibuat senyaman mungkin. Langkah ini untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Selanjutnya...
Manggarai Bakal Gantikan Gambir, Bagaimana Lahan Parkirnya?
Rabu, 09 Oktober 2019
INSTRAN.org - Lahan parkir di Stasiun Manggarai dikeluhkan sempit menyusul adanya rencana memindahkan perjalanan kereta jarak jauh dari Stasiun Gambir ke Manggarai. Lantas apakah lahan parkirnya... Selanjutnya...
Bandung hingga Semarang Kantongi Dana Hibah Perbaiki Sistem Transportasi
Rabu, 09 Oktober 2019
INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan menandatangani nota kesepakatan (MoU) Sinergi Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Pilot Project Sustainable Urban Transport Programme Indonesia (Sutri Nama)... Selanjutnya...
KAI Commuter Pecat Masinis Pengedar Narkoba PDF Cetak E-mail
Jumat, 24 Mei 2019 00:00
INSTRAN.org - PT KAI Commuter Jabodetabek membenarkan adanya salah satu masinis Commuter Line yang ditangkap polisi karena diduga mengedarkan sabu. 

Masinis bernama Gatot Kurniadi, 26 tahun, berhasil diciduk setelah polisi menyamar sebagai pembeli.

Juru bicara PT KAI Commuter Jabodetabek, Eva Chairunisa, mengatakan telah mendapatkan konfirmasi dari Kepolisian Resor Kota Depok bahwa masinis Commuter Line telah ditangkap karena membawa sabu. "Gatot merupakan masinis kereta sejak 2014," kata Eva, Minggu, 6 November 2016.

Gatot ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 1,74 gram yang dimasukkan ke bungkus rokok. Sabu senilai lebih dari Rp 1 juta tersebut dibawa tersangka untuk dijual, Kamis, 3 November 2016.

Namun, menurut Eva, aktivitasnya yang melanggar hukum tersebut tidak ada hubungannya dengan pekerjaan dan sama sekali tidak mencerminkan kehidupan para masinis. 

PT KAI Commuter Jabodetabek mempercayakan sepenuhnya proses hukum Gatot kepada pihak kepolisian. Gatot juga akan mendapat sanksi sesuai dengan mekanisme internal di perusahaan dengan sanksi terberat adalah pemutusan hubungan kerja. "Sanksinya pemecatan," ujarnya.

Eva menuturkan para masinis selalu menjalani pemeriksaan kesehatan dan assessment psikologis sebelum berdinas mengoperasikan kereta. Pemeriksaan kesehatan terdiri atas pemeriksaan kondisi fisik dan tes untuk mendeteksi apakah yang bersangkutan berada di bawah pengaruh alkohol atau zat adiktif lainnya. 

Sedangkan assessment psikologis akan melihat kesiapan masinis untuk bertugas dari kondisi mental dan pengetahuan teknis maupun regulasinya. 

Jajaran operasi PT KCJ juga aktif melakukan pengawasan langsung di lapangan saat masinis berdinas. Hasil pemeriksaan kesehatan, assessment psikologis, hingga pengawasan di lapangan selama ini, seluruh masinis yang mengoperasikan kereta berada dalam kondisi fisik dan mental yang baik.


Sumber : Tempo.co, Minggu 6 November 2016

https://metro.tempo.co/read/news/2016/11/06/064818089/kai-commuter-pecat-masinis-pengedar-narkoba

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
LAST_UPDATED2
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1519
mod_vvisit_counterKemarin3160
mod_vvisit_counterMinggu ini1519
mod_vvisit_counterBulan ini33358
mod_vvisit_counterSemua5998340
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download