INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Aplikasi Transportasi Online BISTAR, Penumpang Bebas Pilih Pengemudi, Pengemudi Bebas Tentukan Tarif

INSTRAN.org - "Misal mau ke Bekasi, tarif standar Rp 30 ribu, maka ada beragam tawaran tertera di aplikasi. Ada yang tarifnya Rp 25 ribu, ada yang Rp...

Deretan Moda Transportasi di Ibu Kota Baru, Kereta Tanpa Awak hingga Bus Amfibi

INSTRAN.org - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan bahwa transportasi massal di ibu kota baru akan dibuat senyaman mungkin. Langkah...

Manggarai Bakal Gantikan Gambir, Bagaimana Lahan Parkirnya?

INSTRAN.org - Lahan parkir di Stasiun Manggarai dikeluhkan sempit menyusul adanya rencana memindahkan perjalanan kereta jarak jauh dari Stasiun Gambir...

Bandung hingga Semarang Kantongi Dana Hibah Perbaiki Sistem Transportasi

INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan menandatangani nota kesepakatan (MoU) Sinergi Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Pilot Project Sustainable...

Kemacetan hingga Buruknya Kualitas Udara Jadi Alasan Sistem Transportasi Dirombak

INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan tengah fokus memperbaiki sistem transportasi umum di beberapa daerah. Ada dua program yang akan digunakan untuk...

  • Aplikasi Transportasi Online BISTAR, Penumpang Bebas Pilih Pengemudi, Pengemudi Bebas Tentukan Tarif

    Kamis, 10 Oktober 2019 15:40
  • Deretan Moda Transportasi di Ibu Kota Baru, Kereta Tanpa Awak hingga Bus Amfibi

    Kamis, 10 Oktober 2019 15:34
  • Manggarai Bakal Gantikan Gambir, Bagaimana Lahan Parkirnya?

    Rabu, 09 Oktober 2019 15:24
  • Bandung hingga Semarang Kantongi Dana Hibah Perbaiki Sistem Transportasi

    Rabu, 09 Oktober 2019 12:19
  • Kemacetan hingga Buruknya Kualitas Udara Jadi Alasan Sistem Transportasi Dirombak

    Rabu, 09 Oktober 2019 12:19

Metropolitan

Aplikasi Transportasi Online BISTAR, Penumpang Bebas Pilih Pengemudi, Pengemudi Bebas Tentukan Tarif
Kamis, 10 Oktober 2019
INSTRAN.org - "Misal mau ke Bekasi, tarif standar Rp 30 ribu, maka ada beragam tawaran tertera di aplikasi. Ada yang tarifnya Rp 25 ribu, ada yang Rp 20 ribu ada yang Rp 15 ribu dan mungkin ada juga... Selanjutnya...
Deretan Moda Transportasi di Ibu Kota Baru, Kereta Tanpa Awak hingga Bus Amfibi
Kamis, 10 Oktober 2019
INSTRAN.org - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan bahwa transportasi massal di ibu kota baru akan dibuat senyaman mungkin. Langkah ini untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Selanjutnya...
Manggarai Bakal Gantikan Gambir, Bagaimana Lahan Parkirnya?
Rabu, 09 Oktober 2019
INSTRAN.org - Lahan parkir di Stasiun Manggarai dikeluhkan sempit menyusul adanya rencana memindahkan perjalanan kereta jarak jauh dari Stasiun Gambir ke Manggarai. Lantas apakah lahan parkirnya... Selanjutnya...
Bandung hingga Semarang Kantongi Dana Hibah Perbaiki Sistem Transportasi
Rabu, 09 Oktober 2019
INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan menandatangani nota kesepakatan (MoU) Sinergi Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Pilot Project Sustainable Urban Transport Programme Indonesia (Sutri Nama)... Selanjutnya...
Kemacetan hingga Buruknya Kualitas Udara Jadi Alasan Sistem Transportasi Dirombak
Rabu, 09 Oktober 2019
INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan tengah fokus memperbaiki sistem transportasi umum di beberapa daerah. Ada dua program yang akan digunakan untuk memperbaiki sistem transportasi umum di daerah... Selanjutnya...
Diduga Mabuk, Dua Pemotor Tewas Setelah Tabrak Trotoar PDF Cetak E-mail
Selasa, 06 September 2016 11:08
INSTRAN.org - Dua pengendara sepeda motor tewas seketika usai terlibat kecelakaan tunggal dengan menabrak separator jalan dan gardu listrik yang ada di Jalan Gading Nias Raya (depan Ruko Blok EN), Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Selasa (6/9) pagi hari tadi.

Diduga kuat pengendara sepeda motor yang berboncengan dengan rekannya tersebut dalam kondisi mabuk. Akibatnya sepeda motor tidak terkendali dan akhirnya menabrak trotoar bahu jalan dan terlempar lagi menabrak gardu listrik.

Kanit Laka Lantas Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara, AKP Sigit Purwanto,‎ ‎mengatakan kecelakaan maut yang menimpa dua korban tersebut terjadi pukul 05.00 WIB pagi tadi. Ini merupakan kecelakaan tunggal yang disebabkan kelalaian pengemudi sepeda motor.

"Kejadian kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, saat ‎pengendara sepeda motor tersebut melintas dengan kecepatan cukup tinggi (60-80 km/jam) dari arah barat (Mal Artha Gading) menuju timur (Mal Kelapa Gading)," ujar Sigit, Selasa (6/9) pagi kepada Suara Pembaruan saat dihubungi.

Saat melaju di pertengahan Jalan Gading Nias Raya itulah tiba-tiba sepeda motor korban tidak terkendali dan oleng ke arah kiri. Sepeda motor lalu menabrak trotoar pembatas bahu jalan dan korban terempas dari jok sepeda motornya menabrak sebuah gardu listrik.

"Setelah terempas dan menabrak gardu listrik, kedua korban mengalami luka bocor pada bagian kepalanya dan banyak kehilangan darah. Saat itu kondisi jalan sedang cukup sepi karena belum banyak pengguna jalan yang melintas," tambah Sigit.

Setelah anggota Lantas Wilayah Jakarta Utara melakukan identifikasi, sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi B 3819 UBP itu rupanya dikemudikan oleh ‎Riduanto Siringgo-Ringgo (34), warga Jalan Swasembada Timur IX Nomor 35, RT10/RW10, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Saat itu‎, Riduanto sedang memboncengi seorang pria yang belum diketahui identitasnya atau Mr. X, yang memiliki ciri-ciri berusia sekitar 35 tahun dengan tinggi 168 centimeter (cm), dan menggunakan celana jins warna biru, jaket hijau dengan tulisan Brimob.

"Kedua korban baik yang mengemudikan sepeda motor maupun yang dibonceng sama-sama langsung tewas di lokasi. Dugaan awal ini disebabkan karena faktor kelalaian akibat korban mengkonsumsi atau terpengaruh minuman beralkohol atau narkoba, tapi itu nanti akan diselidiki lebih lanjut dalam pengembangan kasus laka ini," tandasnya.

Polisi juga sudah meminta keterangan dari dua orang saksi yang saat itu berada di sekitar lokasi usai kejadian, yakni Maman dan Kusnanto. Keduanya adalah warga di sekitar lokasi kejadian yang saat melintas melihat langsung kecelakaan yang menimpa kedua korban naas itu.

Sepeda motor yang m‎engalami kerusakan kemudian langsung dievakuasi menuju Markas Satlantas Wilayah Jakarta Utara di Jalan Gunung Sahari Raya, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Polisi juga membawa kedua korban sekitar pukul 06.15 WIB ke RSCM untuk menjalani proses autopsi dan menghubungi pihak keluarga untuk mengurus administrasi jenazah.‎

Sumber: Berita Satu, Selasa 6 September 2016
 
http://www.beritasatu.com/megapolitan/383829-diduga-mabuk-dua-pemotor-tewas-setelah-tabrak-trotoar.html

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
LAST_UPDATED2
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1404
mod_vvisit_counterKemarin3160
mod_vvisit_counterMinggu ini1404
mod_vvisit_counterBulan ini33243
mod_vvisit_counterSemua5998225
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download