INSTRAN.org

  • Indonesian
  • English
Baner

Pengamat : Tarif Progresif Dorong Penggunaan KRL

INSTRAN.org - Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Dharmaningtyas,...

Akses Tol Bandara Macet Parah

INSTRAN.org - Belum surutnya air yang menggenangi Jl Daan Mogot KM 3, Jakarta Barat, dengan...

203 Unit Bajaj Tua Dihancurkan

INSTRAN.org - Program peremajaan bajaj tua menjadi bajaj berbahan bakar gas (BBG) di DKI Jakarta...

Kempeskan Ban Bus Transjakarta Tindakan Kriminal

INSTRAN.org — Aksi pengempesan ban bus-bus Transjakarta oleh ratusan warga Klender pada Sabtu (18/5...

Tarif Progresif KRL Per 1 Juni

INSTRAN.org - Tiket elektronik dan tarif progresif kereta rel listrik Jabodetabek dipastikan berlaku...

  • Pengamat : Tarif Progresif Dorong Penggunaan KRL

    Selasa, 21 Mei 2013 08:57
  • Akses Tol Bandara Macet Parah

    Selasa, 21 Mei 2013 08:54
  • 203 Unit Bajaj Tua Dihancurkan

    Selasa, 21 Mei 2013 08:48
  • Kempeskan Ban Bus Transjakarta Tindakan Kriminal

    Senin, 20 Mei 2013 11:25
  • Tarif Progresif KRL Per 1 Juni

    Senin, 20 Mei 2013 10:35
Dampak KRL Serpong Anjlok, Jadwal Molor PDF Cetak E-mail
Selasa, 10 Juli 2012 16:16
VIVAnews - Puluhan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Bogor Bersatu (GR2B), melakukan aksi penolakan kenaikan tarif KRL Commuter Line sebesar Rp2.000. Aksi ini digelar di Stasiun Bogor, Selasa 10 Juli 2012. Selain berorasi di depan tiket pembayaran, massa juga memblokir rel kereta.

Akibat, sejumlah kereta jurusan Jakarta-Bogor, tidak bisa melakukan langsir. Aksi ini juga mendapat dukungan dari penumpang KRL di Stasiun Bogor.

Ary Hara, koordinator aksi, mengatakan, rencana PT Kereta Api yang akan menaikkan tarif kereta pada bulan Oktober mendatang, sangat membebani penumpang. Sebab, KRL merupakan moda transportasi andalan yang digunakan warga. "Kami meminta kepada PT KA menunda rencana kenaikan tarif tersebut," jelasnya.

Selain itu, dia menilai saat ini pelayanan KRL belum memuaskan penumpang. "Pelayanan KRL belum maksimal," ucap dia

Ditempat yang sama, Harlan, salah seorang penumpang KRL, mengaku sangat mendukung aksi yang dilakukan oleh puluhan massa ini. "Kalau bisa mah, harga tarif KRL jangan naik," tegasnya.

Manager Komunikasi PT Kereta Api Commuter Jabodetabek, Eva Chairunisa, mengatakan keputusan menaikkan tarif ini diambil berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No. 28 Tahun 2012 yang mengharuskan pihaknya menghitung ulang besaran tarif. "Peraturan menteri tentang penghitungan tarif itu menjadi dasar kami untuk melakukan penyesuaian tarif," katanya kepada VIVAnews.

Menurut Eva, keputusan menaikkan tarif diambil dalam rangka pengembangan bisnis dan layanan kereta Jabodetabek. Itu antara lain untuk meningkatkan sarana dan prasarana perkeretaapian termasuk pengadaan kereta baru.

Berikut daftar tarif baru yang akan segera diberlakukan itu:

Rp9.000: Bogor-Jakarta/Jatinegara
Rp8.000: Depok-Bogor
Rp8.000: Depok-Jakarta/Jatinegara
Rp8.500: Bekasi-Jakarta/Stasiun Transit
Rp8.000: Parung Panjang/Serpong-Tanah Abang/Stasiun Transit
Rp7.500: Tangerang-Duri/Stasiun Transit
 
Sumber berita: VIVAnews, Selasa, 10 Juli 2012
Link: http://metro.news.viva.co.id/news/read/334345-aksi-warga-bogor-tolak-kenaikan-tarif-krl

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

LAST_UPDATED2
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1055
mod_vvisit_counterKemarin1694
mod_vvisit_counterMinggu ini2749
mod_vvisit_counterBulan ini27840
mod_vvisit_counterSemua756684
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.