INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Dilema Angkutan Ojek Di Era New Normal

INSTRAN.org - Sebetulnya saat kenormalan baru itu, physicall distancing atau jaga jarak tetap harus ditegakkan. Jika kemudian ojek daring (online)...

Pengamat: Larangan Ojol Bawa Penumpang Perparah Kemacetan DKI

INSTRAN.org - Pengamat transportasi Darmaningtyas menilai keputusan pemerintah melarang jasa ojek online (ojol) dan konvensional mengangkut penumpang...

Soal Aturan Ojol saat New Normal, Pemerintah Tak Boleh Diskriminatif

INSTRAN.org - Nasib pengemudi ojek online (ojol) masih belum jelas apakah boleh mengangkut penumpang atau tidak saat penerapan new normal. Penerapan...

MTI Minta Transportasi Sepeda Dihidupkan saat New Normal Berlaku

INSTRAN.org - Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat Djoko Setijowarno, mengatakan keberpihakan pada transportasi umum harus lebih...

Sekat Driver dan Penumpang untuk New Normal Moda Transportasi

INSTRAN.org - Semua OPD di lingkungan Pemda DIY menyiapkan SOP terkait new normal setelah masa tanggap darurat di DIY berakhir.

  • Dilema Angkutan Ojek Di Era New Normal

    Selasa, 02 Juni 2020 15:47
  • Pengamat: Larangan Ojol Bawa Penumpang Perparah Kemacetan DKI

    Selasa, 02 Juni 2020 10:41
  • Soal Aturan Ojol saat New Normal, Pemerintah Tak Boleh Diskriminatif

    Selasa, 02 Juni 2020 10:08
  • MTI Minta Transportasi Sepeda Dihidupkan saat New Normal Berlaku

    Jumat, 29 Mei 2020 11:11
  • Sekat Driver dan Penumpang untuk New Normal Moda Transportasi

    Jumat, 29 Mei 2020 10:15

Metropolitan

Dilema Angkutan Ojek Di Era New Normal
Selasa, 02 Juni 2020
INSTRAN.org - Sebetulnya saat kenormalan baru itu, physicall distancing atau jaga jarak tetap harus ditegakkan. Jika kemudian ojek daring (online) boleh beroperasi, meski membawa helm sendiri... Selanjutnya...
Pengamat: Larangan Ojol Bawa Penumpang Perparah Kemacetan DKI
Selasa, 02 Juni 2020
INSTRAN.org - Pengamat transportasi Darmaningtyas menilai keputusan pemerintah melarang jasa ojek online (ojol) dan konvensional mengangkut penumpang dalam new normal akan memperparah kemacetan... Selanjutnya...
Soal Aturan Ojol saat New Normal, Pemerintah Tak Boleh Diskriminatif
Selasa, 02 Juni 2020
INSTRAN.org - Nasib pengemudi ojek online (ojol) masih belum jelas apakah boleh mengangkut penumpang atau tidak saat penerapan new normal. Penerapan new normal di Indonesia juga masih dibayangi... Selanjutnya...
MTI Minta Transportasi Sepeda Dihidupkan saat New Normal Berlaku
Jumat, 29 Mei 2020
INSTRAN.org - Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat Djoko Setijowarno, mengatakan keberpihakan pada transportasi umum harus lebih ditingkatkan, minimal mempertahankan yang saat ini sudah... Selanjutnya...
Sekat Driver dan Penumpang untuk New Normal Moda Transportasi
Jumat, 29 Mei 2020
INSTRAN.org - Semua OPD di lingkungan Pemda DIY menyiapkan SOP terkait new normal setelah masa tanggap darurat di DIY berakhir. Selanjutnya...
12.500 Angkot di Jakarta Bakal Dilengkapi AC PDF Cetak E-mail
Senin, 08 Juli 2019 10:42
INSTRAN.org - Sebanyak 12.500 angkutan kota (angkot) Jak Lingko ditargetkan dilengkapi air conditioner (AC). Saat ini angkot ber-AC tengah diuji coba untuk rute Tanah Abang-Kota, Jakarta Pusat. 

Kepala Seksi Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Fajar Nughrahaini, mengatakan, saat ini terdapat tiga armada angkot ber-AC yang tengah diuji coba dalam program Jak Lingko dengan rute Tanah Abang-Kota. Berbeda dengan armada yang lama, tiga armada tersebut menggunakan armada baru berjenis Avanza Transformers dan Grandmax. "Seluruh armada angkot ke depannya harus ber-AC," ujar Fajar saat dihubungi.

Fajar menjelaskan, salah satu standar pelayanan minimum (SPM) angkot yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 29/2015 adalah harus berfasilitas AC. Untuk itu, ada beberapa operator yang berinisiatif menyediakan armada tersebut dan mau menguji cobakannya sambil mengetahui respons masyarakat serta biaya operasional yang dikeluarkan.

Dalam uji coba ini, kata Fajar, mereka masih menggunakan sistem rupiah per kilometer yang berlaku bagi armada angkutan lama. Nantinya, apabila angkot ber-AC tersebut sudah mendapatkan biaya operasional dan respons positif dari masyarakat, tarif rupiah per kilometer akan disesuaikan.

"Kalau spesifikasi itu masih kita kaji terus. Apakah memang menghadap depan semua atau seperti existing yang ada saat ini," pungkasnya.

Ketua Organda DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan, menuturkan, sejak dikeluarkannya Permenhub, pihaknya bersama seluruh anggota, khususnya pengusaha mikrolet, berupaya memenuhi peraturan tersebut dengan melakukan survei di berbagai sektor. Baik sisi operasional hingga kenyamanan, kemanan, dan kemudahan pengguna dalam bermobilitas.

Hasilnya, pada awal 2017 disepakati bahwa pengganti mikrolet adalah kendaaran jenis mini bus yang modelnya seperti Avanza, Xenia, dan sebagainya dengan kapasitas sekitar tujuh orang. Pada pertengahan tahun ini armada tersebut akan diaplikasikan, yang salah satunya bermahkota nomor angkutan serta pintu yang terbuka secara otomatis.

"Kalau duduk berhadapan itu tidak nyaman, apalagi penumpang perempuan. Armada pengganti nantinya sangat layak. Untuk meningkatkan pelayanan itu kan kualitas bukan kuantitas," ungkapnya. 

Dengan konsep penganti mikrolet tersebut, Shafruhan menilai bahwa program Jak Lingko yang menyentuh ke pemukiman dan bahkan sampai depan rumah masyarakat kebetulan sangat tepat. Untuk itu pihaknya mengusulkan ke DKI sebagai regulator dalam menata angkutan di Jakarta. 

"Dari segi operasional perawatan tidak jauh berbeda dengan yang sekarang. Tinggal rerouting saja yang diperbaiki dan itu kewenangannya ada di Dinas Perhubungan," pungkas Shafruhan sembari menyebut sedikitnya saat ini terdapat 12.500 angkot di Jakarta.
(thm)


Sumber : Sindonews.com, Senin 8 Juli 2019 

https://metro.sindonews.com/read/1418227/171/12500-angkot-di-jakarta-bakal-dilengkapi-ac-1562553646

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini2445
mod_vvisit_counterKemarin2841
mod_vvisit_counterMinggu ini5286
mod_vvisit_counterBulan ini5286
mod_vvisit_counterSemua6794468
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download