INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Aturan Ojek Online Berlaku Paling Lambat Pekan Depan

INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan aturan perlindungan keselamatan dan perhitungan tarif ojek online (ojol) akan berlaku...

DPRD DKI Anggap LRT Velodrome - Kelapa Gading Merupakan Proyek Gagal

INSTRAN.org - DPRD DKI Jakarta menilai moda transportasi massal berbasis rel ringan atau Light Rail Transit (LRT) adalah proyek gagal. DKI disarankan...

PPD Buka Akses Baru JA dan JR Connexion di Scientia Square Park Summarecon

INSTRAN.org - Akses transportasi darat dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, semakin mudah dengan adanya komitmen layanan...

Didominasi Pemudik Berhenti Sembarangan

INSTRAN.org - Manajemen rest area di ruas jalan tol perlu di sempurnakan agar ideal menampung para pemudik sehingga tidak terjadi lagi antrean...

Ojek Online Dilarang Beri Diskon

INSTRAN.org – Rencana larangan penerapan diskon tarif transportasi online termasuk ojek online (ojol) harus tetap memperhatikan aspek perlindungan...

  • Aturan Ojek Online Berlaku Paling Lambat Pekan Depan

    Jumat, 14 Juni 2019 11:21
  • DPRD DKI Anggap LRT Velodrome - Kelapa Gading Merupakan Proyek Gagal

    Kamis, 13 Juni 2019 10:24
  • PPD Buka Akses Baru JA dan JR Connexion di Scientia Square Park Summarecon

    Kamis, 13 Juni 2019 10:23
  • Didominasi Pemudik Berhenti Sembarangan

    Rabu, 12 Juni 2019 14:06
  • Ojek Online Dilarang Beri Diskon

    Rabu, 12 Juni 2019 14:00

Metropolitan

Aturan Ojek Online Berlaku Paling Lambat Pekan Depan
Jumat, 14 Juni 2019
INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan aturan perlindungan keselamatan dan perhitungan tarif ojek online (ojol) akan berlaku paling lambat pekan depan.  Selanjutnya...
DPRD DKI Anggap LRT Velodrome - Kelapa Gading Merupakan Proyek Gagal
Kamis, 13 Juni 2019
INSTRAN.org - DPRD DKI Jakarta menilai moda transportasi massal berbasis rel ringan atau Light Rail Transit (LRT) adalah proyek gagal. DKI disarankan melaporkan penggunaan Anggaran LRT kepada Komisi... Selanjutnya...
PPD Buka Akses Baru JA dan JR Connexion di Scientia Square Park Summarecon
Kamis, 13 Juni 2019
INSTRAN.org - Akses transportasi darat dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, semakin mudah dengan adanya komitmen layanan transportasi bus. Hal itu ditandai dengan dibukanya... Selanjutnya...
Didominasi Pemudik Berhenti Sembarangan
Rabu, 12 Juni 2019
INSTRAN.org - Manajemen rest area di ruas jalan tol perlu di sempurnakan agar ideal menampung para pemudik sehingga tidak terjadi lagi antrean kendaraan yang meluber ke bahu jalan.  Selanjutnya...
Ojek Online Dilarang Beri Diskon
Rabu, 12 Juni 2019
INSTRAN.org – Rencana larangan penerapan diskon tarif transportasi online termasuk ojek online (ojol) harus tetap memperhatikan aspek perlindungan konsumen serta jaminan pendapatan bagi pengemudi... Selanjutnya...
Perluasan Tol Laut PDF Cetak E-mail
Kamis, 23 Mei 2019 10:32
INSTRAN.org - Program tol laut menjadi salah satu upaya pemerintah menekan biaya logistik dan memeratakan ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah terus membangun infrastruktur pelabuhan, kawasan industri dan pariwisata, terutama di luar Pulau Jawa.

Pemerintah juga berencana memindahkan Ibu Kota ke luar Pulau Jawa agar pembangunan kewilayahan tidak semakin timpang di masa depan. Meski upaya mewujudkan pemerataan ekonomi di banyak wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan memang tidak mudah.

Oleh karena itu, konsep pengembangan wilayah di luar Pulau Jawa, di wilayah perbatasan, atau wilayah “pinggiran” sangat penting. Dengan latar bekakang itu, perluasan konsep tol laut memang diperlukan, yaitu distribusi barang melalui transportasi laut.

Perusahaan BUMN, PT Pelindo II (Persero), menawarkan konsep trilogi maritim, yaitu pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan industri yang didukung oleh pelayaran dan pelabuhan yang terstandarisasi di Indonesia. Dengan trilogi maritim, ada tiga pilar yang perlu diintegrasikan.

Menurut Direktur Utama PT Pelindo II Elvyn Masassya, tiga pilar itu terdiri dari sinergi 7 pelabuhan utama, baik sinergi operasional, infrastruktur, perlengkapan, dan sistem; aliansi jaringan pelayaran domestik untuk dapat bersaing secara global; serta pengembangan industri terutama di luar Pulau Jawa.

Tujuh pelabuhan yang dinilai dapat menjadi pelabuhan utama adalah Pelabuhan Kuala Tanjung/Belawan, Tanjung Priok, Kijing, Surabaya, Makasar, Bitung, dan Sorong. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, pemerintah menargetkan bisa membangun 24 pelabuhan. Dari laporan 4 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo disebutkan ada 19 pelabuhan yang sudah dibangun sampai 2018 dan 8 pelabuhan sedang dibangun.

Pembangunan pelabuhan saja tidak cukup. Pembangunan pelabuhan perlu diikuti standarisasi operasional, infrastruktur, perlengkapan, dan sistem, antara lain terkait kedalaman dermaga, sistem layanan kepelabuhanan, dan penggunaan peralatan.

Pilar kedua, yaitu aliansi jaringan pelayaran domestik sebenarnya terkait bagaimana membangun jaringan pelayaran yang efisien dan berdaya saing. Sinergi antarperusahaan pelayaran diperlukan terutama untuk menerapkan rute yang strategis dan efisien, membangun kapal-kapal besar, dan berkompetisi secara global.

Apalagi, saat ini operator-operator pelabuhan di Indonesia didorong untuk menerapkan pelayaran langsung dari Indonesia ke negara tujuan ekspor. Pelabuhan Tanjung Priok, misalnya, dilayani pelayaran langsung ke Los Angeles, Amerika Serikat (AS). Pelindo II juga menjajaki kerja sama dengan operator pelabuhan Ningbo, China untuk melaksanakan pelayaran langsung.

Pelayaran langsung menghemat biaya pengiriman. Rata-rata penghematan biaya melalui pelayaran langsung mencapai 40 persen. Biaya kirim barang dengan kapal laut dari Surabaya ke AS melalui Singapura, misalnya, mencapai Rp 20,2 juta per peti kemas ukuran 20 kaki (Teus) dan melalui Tanjung Priok Rp 13,5 juta per teus.

Pelabuhan-pelabuhan yang dibangun di berbagai daerah dan sinergi pelayaran nasional akan sangat produktif jika pembangunan industri di luar Pulau Jawa juga terus ditingkatkan. Dengan demikian, volume dan mobilitas angkutan barang di luar Pulau Jawa, terutama Indonesia bagian timur, semakin besar.

Bagaimana mewujudkan jasa pelayaran dan pelabuhan sebagai salah satu penggerak ekonomi kewilayahan ke depan sangat tergantung pada cetak biru dan perluasan kebijakan tol laut untuk jangka waktu lebih panjang.


Sumber : Kompas, Kamis 23 Mei 2019

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1122
mod_vvisit_counterKemarin4465
mod_vvisit_counterMinggu ini1122
mod_vvisit_counterBulan ini69773
mod_vvisit_counterSemua5636479
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download