INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Mengoptimalkan Peran Jak Lingko

INSTRAN.org - Gagasan OK-O-Trip yang kemudian sekarang berubah menjadi Jak Lingko sungguh merupakan gagasan yang cerdas untuk peningkatan layanan...

Pemprov DKI Jakarta Bagikan 800 Kartu Jak Lingko Gratis

INSTRAN.org - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus gencar mengkampanyekan penggunaan transportasi publik. Pemprov DKI akan menggelontorkan...

BUMN Bekali Siswa Maluku Wawasan Moda Transportasi Terintegrasi

INSTRAN.org - Sebanyak 23 pelajar asal Maluku yang mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) diajak untuk menjajal moda transportasi darat...

BPTJ Buat Program 'Jalan Hijau', Ajak Warga Pakai Transportasi Umum

INSTRAN.org  - Badan Pengelola Tranportasi Jabodetabek (BPTJ) memperkenalkan program bernama 'Jalan Hijau'. Kepala BPTJ, Bambang Prihartono,...

Menakar Kebijakan Ganjil Genap Tanpa Diskriminasi

INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bermaksud memperluas kebijakan ganjil genap untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Rencananya,...

  • Mengoptimalkan Peran Jak Lingko

    Kamis, 22 Agustus 2019 10:13
  • Pemprov DKI Jakarta Bagikan 800 Kartu Jak Lingko Gratis

    Rabu, 21 Agustus 2019 15:07
  • BUMN Bekali Siswa Maluku Wawasan Moda Transportasi Terintegrasi

    Selasa, 20 Agustus 2019 10:43
  • BPTJ Buat Program 'Jalan Hijau', Ajak Warga Pakai Transportasi Umum

    Senin, 19 Agustus 2019 12:21
  • Menakar Kebijakan Ganjil Genap Tanpa Diskriminasi

    Senin, 19 Agustus 2019 10:15

Metropolitan

Mengoptimalkan Peran Jak Lingko
Kamis, 22 Agustus 2019
INSTRAN.org - Gagasan OK-O-Trip yang kemudian sekarang berubah menjadi Jak Lingko sungguh merupakan gagasan yang cerdas untuk peningkatan layanan transportasi umum di Kota Jakarta. Jak Lingko bukan... Selanjutnya...
Pemprov DKI Jakarta Bagikan 800 Kartu Jak Lingko Gratis
Rabu, 21 Agustus 2019
INSTRAN.org - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus gencar mengkampanyekan penggunaan transportasi publik. Pemprov DKI akan menggelontorkan 800 kartu Jak Lingkogratis melalui program Jak... Selanjutnya...
BUMN Bekali Siswa Maluku Wawasan Moda Transportasi Terintegrasi
Selasa, 20 Agustus 2019
INSTRAN.org - Sebanyak 23 pelajar asal Maluku yang mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) diajak untuk menjajal moda transportasi darat terintegrasi yang ada di Jakarta. Adapun moda... Selanjutnya...
BPTJ Buat Program 'Jalan Hijau', Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Senin, 19 Agustus 2019
INSTRAN.org  - Badan Pengelola Tranportasi Jabodetabek (BPTJ) memperkenalkan program bernama 'Jalan Hijau'. Kepala BPTJ, Bambang Prihartono, mengungkapkan program ini mengajak masyarakat mengurangi... Selanjutnya...
Menakar Kebijakan Ganjil Genap Tanpa Diskriminasi
Senin, 19 Agustus 2019
INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bermaksud memperluas kebijakan ganjil genap untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Rencananya, kebijakan ini akan diterapkan pada setiap Senin sampai... Selanjutnya...
Usul YLKI Agar Pelabuhan Merak Tak Padat Saat Mudik 2019 PDF Cetak E-mail
Rabu, 22 Mei 2019 11:21
INSTRAN.org - Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Tulus Abadi berharap pemerintah memberikan insentif tarif di Pelabuhan Merak pada arus mudik 2019. Insentif itu diberikan untuk penumpang yang akan naik kapal pada siang hari.

Sedangkan untuk yang malam hari, menurut dia, harga harus dinaikkan. Tulus menilai hal itu bertujuan untuk mengurangi kepadatan di pelabuhan pada malam hari. "Konsumen kan mayoritas membeludak di malam hari dengan alasan-alasan yang mereka berikan. Itu kan sebenarnya ada alasan yang benar dan tidak," kata Tulus di Hotel Ambhara, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019.

Apalagi, kata dia, setelah tol Trans Sumatera rampung. Alasan soal kriminalitas itu bisa menjadi tidak benar atau sudah berkurang. Menurut dia, jika penumpang membeludak pada malam hari itu, efeknya akan menjadi kemacetan yang sangat panjang hingga ke jalan tol.

"Nah bagaimana caranya? Ya diberikan insentif untuk misalnya yang berangkat siang hari tarifnya lebih murah tarif masuk atau tarif yang lain. Dan sebaliknya mereka yang berangkat di malam hari diberikan tarif yang lebih mahal sehingga nanti mereka bisa memilih di siang hari," kata dia.

Menurut Tulus, masyarakat sebelumnya lebih memilih berangkat pada malam hari dari Pelabuhan karena masalah keamanan. Menurut Tulus, masyarakat sebelum ada tol menilai, daerah jalur mudik di Sumatera rawan kejahatan pada malam hari, oleh karena itu jarang yang berangkat siang dari Merak.

"Karena melihat itu juga harus diimbangi dengan keamanan di titik-titik tertentu di ruas tol yang resiko tinggi. Karena saya khawatir yang suka mengganggu ini nanti dia pindah ke sekitar jalan tol," ujarnya.

Menurut Tulus, bukan hal yang tidak mungkin pelaku kejahatan melakukan tindakan kriminalitas atau merampok konsumen. "Misal pada satu ruas bisa 87 KM tidak ada exit area nah siapa yang mengontrol di situ, jika terjadi sesuatu yang terkait keamanan konsumen," kata Tulus.


Sumber : Tempo.co, Rabu 22 Mei 2019

https://bisnis.tempo.co/read/1207972/usul-ylki-agar-pelabuhan-merak-tak-padat-saat-mudik-2019/full&view=ok

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1525
mod_vvisit_counterKemarin3587
mod_vvisit_counterMinggu ini16029
mod_vvisit_counterBulan ini77830
mod_vvisit_counterSemua5882511
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download