Gandeng DRD, Transjakarta Target Bisa Lebih Dekat Menjangkau Warga Cetak
Selasa, 21 Mei 2019 10:23
INSTRAN.org - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menargetkan terus menambah jangkauan keseluruh pengguna transportasi publik hingga jaraknya bisa mencapai 500 meter. Untuk itu, PT Transjakarta menjalin kerja sama dengan Dewan Riset Daerah (DRD) DKI Jakarta untuk pengembangan sistem dan jaringan transportasi darat. 

Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono, mengatakan, DRD merupakan satu organ penting yang ditunjuk gubernur membantu mengatasi masalah transportasi. Untuk itu, dia sangat menyambut baik bantuan kerja sama dengan DRD perihal masalah transportasi, khususnya pencapaian 80 persen penggunaan transportasi massal dengan layanan 500 meter jarak maksimal layanan transportasi massal dari pemukiman warga. 

Menurut Agung, hal itu menjadi tantangan yang membutuhkan pendekatan berbeda, dimana riset menjadi penting. Selama ini, Transjakarta sehari-hari tantangannya adalah membuka rute di jalan, tapi titik mana yang mencapai 500 meter keterjangkauan sebaran penumpang, belum dapat diketahui. 

"Bukan hanya penumpang saja. Tapi betul-betul commuter origin destinationnya itu enggak semua datanya kita miliki. Data yang kita miliki hanya data Transjakarta saja. Tapi yang kita inginkan menjangkau seluruh pengguna transportasi publik. Di sini butuh pihak yang menurut saya independen," ujar Agung Wicaksono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/5/2019).

Agung yakin pihak independen seperti DRD bisa melihat moda transportasi apa yang akan digunakan, bagaimana metodologinya dan sebagainya. Apakah jangkauan layanan 500 meter melalui penggunaan teknologi, aplikasi ataupun lainnya, itu adalah fungsi riset. 

"Kita inginkan dapat dukungan dari Dewan Riset Daerah. Tentunya dengan pakar pakar di sana akan lebih inovatif untuk memperkuat Transjakarta dalam mencapai target," ucapnya. 

Sementara Ketua DRD DKI Jakarta, Dadang Solihin, menuturkan, DRD itu tugasnya secara singkat adalah mainstream pendekatan-pendekatan Iptek dan riset pembangunan daerah. Artinya, kebijakan dalam rangka melaksanakan kegiatan-kegiatan strategisnya harus berdasarkan pendekatan pendekatan riset sehingga bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah.

Jumlah Anggota DRD DKI sebanyak 37 orang, termasuk ketua dan sekertaris. Ia memastikan seluruh anggota DRD siap untuk membantu stakeholders DKI, baik itu Perangkat Daerah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ataupun perguruan tinggi. 

"Jadi bagaimana target? targetnya Transjakarta kerja sama dengan kami, maka kami bantu dengan pendekatan pendekatan riset. (Jarak) 500 meter harus dekat dari rumah, itu ada ahlinya. Kalau ilmu itu kita tidak boleh mengomentari yang lain. Di sini ada jagonya transportasi, bisa ditanya. Saya sebagai ketua mengakomodasi yang lain untuk berkiprah," paparnya.

Anggota DRD DKI Jakarta Bidang Transportasi, Emir, menambahkan, pada tahap awal untuk mencapai jangkauan 500 meter layanan transportasi publik ke dalam angkutan umum itu harus dikaji terlebih dahulu. Baik kondisi jalan, angkutan, hingga tingkat keinginan masyarakat menggunakan transportasi publik. 

"Jadi semua harus dikaji, harus ditanya satu satu masyarakat apakah sudah mencapai 500 atau belum. Kita titik di sini, si A sudah, ternyata si B belum mencapai 500 meter. Nah itu kan harus dikaji dahulu. Bagaiamana jalan dan angkutannya. Itu semua harus dikaji," pungkasnya.
(thm)


Sumber : Sindonews.com, Senin 20 Mei 2019

https://metro.sindonews.com/read/1405882/171/gandeng-drd-transjakarta-target-bisa-lebih-dekat-menjangkau-warga-1558362269

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine