INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Dilema Ojek Tak Bisa Angkut Penumpang Karena Physical Distancing, Pengamat Ajukan Bajaj Sebagai Solusi

INSTRAN.org - Di tengah pandemi Covid-19 yang meluas di Tanah Air, pemerintah menerapkan physical distancing untuk mengurangi resiko tertular virus...

Tarik-ulur Larangan Ojol Angkut Penumpang Saat New Normal

INSTRAN.org - Harapan para ojek online (ojol) memulai lagi aktivitas layanan antar penumpang saat new normal atau setelah Pembatasan Sosial Berskala...

Bajaj Diusulkan Gantikan Peran Ojek Online Saat New Normal

INSTRAN.org - Pengamat Transportasi sekaligus Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno...

New Normal, Bentor dan Bajaj Diusulkan Jadi Pengganti Ojol

INSTRAN.org - Bentor, kendaraan roda tiga dengan gandengan samping atau sespan diusulkan pengamat transportasi agar dikembangkan pemerintah sebagai...

Pengamat: Berpotensi Celaka, Sekat Plastik Ojol Perlu Uji SNI

INSTRAN.org - Sekat plastik buatan ojek online (ojol) untuk persiapan antar penumpang saat new normal mendapat respons dari pengamat transportasi....

  • Dilema Ojek Tak Bisa Angkut Penumpang Karena Physical Distancing, Pengamat Ajukan Bajaj Sebagai Solusi

    Kamis, 04 Juni 2020 11:54
  • Tarik-ulur Larangan Ojol Angkut Penumpang Saat New Normal

    Kamis, 04 Juni 2020 09:48
  • Bajaj Diusulkan Gantikan Peran Ojek Online Saat New Normal

    Rabu, 03 Juni 2020 11:29
  • New Normal, Bentor dan Bajaj Diusulkan Jadi Pengganti Ojol

    Rabu, 03 Juni 2020 10:10
  • Pengamat: Berpotensi Celaka, Sekat Plastik Ojol Perlu Uji SNI

    Rabu, 03 Juni 2020 10:05

Metropolitan

Dilema Ojek Tak Bisa Angkut Penumpang Karena Physical Distancing, Pengamat Ajukan Bajaj Sebagai Solusi
Kamis, 04 Juni 2020
INSTRAN.org - Di tengah pandemi Covid-19 yang meluas di Tanah Air, pemerintah menerapkan physical distancing untuk mengurangi resiko tertular virus Corona. Selanjutnya...
Tarik-ulur Larangan Ojol Angkut Penumpang Saat New Normal
Kamis, 04 Juni 2020
INSTRAN.org - Harapan para ojek online (ojol) memulai lagi aktivitas layanan antar penumpang saat new normal atau setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir nampaknya menemui jalan... Selanjutnya...
Bajaj Diusulkan Gantikan Peran Ojek Online Saat New Normal
Rabu, 03 Juni 2020
INSTRAN.org - Pengamat Transportasi sekaligus Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno, menilai pemerintah untuk menata atau merancang... Selanjutnya...
New Normal, Bentor dan Bajaj Diusulkan Jadi Pengganti Ojol
Rabu, 03 Juni 2020
INSTRAN.org - Bentor, kendaraan roda tiga dengan gandengan samping atau sespan diusulkan pengamat transportasi agar dikembangkan pemerintah sebagai pengganti ojek online (ojol) dan ojek konvensional... Selanjutnya...
Pengamat: Berpotensi Celaka, Sekat Plastik Ojol Perlu Uji SNI
Rabu, 03 Juni 2020
INSTRAN.org - Sekat plastik buatan ojek online (ojol) untuk persiapan antar penumpang saat new normal mendapat respons dari pengamat transportasi. Barang untuk partisi pengemudi dan penumpang itu... Selanjutnya...
Mudik Lebaran, Begini Para Sopir Bus Tak Cemaskan Penumpang Turun PDF Cetak E-mail
Senin, 13 Mei 2019 14:51
INSTRAN.org -Menjelang musim Mudik Lebaran 2019, sopir bus di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara tidak khawatir akan kehilangan penumpang mereka.

Keyakinan itu terkait dengan banyaknya ruas tol baru yang telah diresmikan pemerintah. Sopir dari Perusahaan Otobus (PO) Sahabat, Prasetio, 54 tahun misalnya mengatakan adanya tol selama ini tidak mempengaruhi minat masyarakat untuk menggunakan bus.

"Biasa-biasa saja," kata Prasetio di Terminal Tanjung Priok, Ahad, 12 Mei 2019.

Menurut Prasetio, pada masa sepi seperti saat ini, dia masih bisa mengangkut 14-17 penumpang dari Jakarta untuk tujuan Semarang, Jawa Tengah. Jumlah itu, kata dia, sama sebelum adanya tol baru.

Prasetio berujar, adanya tol justru mempercepat waktu tempuh. Banyak penumpang, kata dia, juga meminta sopir menggunakan tol Trans Jawa.

"Misalnya jarak tempuh Jakarta-Semarang dulu bisa delapan jam, sekarang bisa lima atau enam jam saja sampai," kata dia.

Untuk lebaran nanti, kata Prasetio, kepadatan penumpang diperkirakan dimulai pada H-5. Menurut dia, beberapa orang telah memasan tiket di periode itu kepada pihak PO Sahabat. "Kalau H-7 biasanya masih bolong berapa bangku," kata dia.

Sopir lain dari PO Murni Jaya, Selamet, 58 tahun juga mengakui hal yang sama. Dia membawa bus dari Jakarta untuk tujuan Jawa Tengah di Purwokerto, Wonosari dan Wonosobo serta Yogyakarta dan Jawa Timur seperti Madura dan Surabaya.

"Stabil, standar-standar saja," kata dia. "Bahkan kalau ke Madura atau Surabaya atau rute Jawa Timur-lah masih bisa full seat, 26 kursi," Selamet melanjutkan.

Pada 20 Desember 2018, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan empat ruas jalan tol Trans Jawa di Jawa Timur. Peresmian dilakukan di Interchange Bandar Kabupaten Jombang, Jawa Timur, KM 671. Keempat ruas itu adalah Ngawi-Kertosono, Kertosono-Bandar, relokasi Porong-Gempol, dan Pasuruan-Grati sepanjang 59 kilometer.

Selain ruas tol di Jawa Timur, Jokowi juga membangun ruas jalan tol Trans Jawa di Jawa Tengah. Sehingga, Jakarta-Surabaya dan sebaliknya sepanjang 741 kilometer kini sudah tersambung siap untuk Mudik Lebaran 2019.


Sumber : Tempo.co, Minggu 12 Mei 2019

https://metro.tempo.co/read/1204662/mudik-lebaran-begini-para-sopir-bus-tak-cemaskan-penumpang-turun/full&view=ok

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini859
mod_vvisit_counterKemarin3418
mod_vvisit_counterMinggu ini12933
mod_vvisit_counterBulan ini12933
mod_vvisit_counterSemua6802115
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download