Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) yang digagas Pemkot Administrasi Jakarta Timur dan Kecamatan Durensawit berlangsung semarak, Minggu (5/2). Ratusan orang dari berbagai kalangan dan usia tumpah ruah di Jl Kolonel Sugiono serta di trase kering Kanal Banjir Timur (KBT) sisi utara. Sayangnya, penutupan ruas jalan itu, mengakibatkan trase kering KBT dipenuhi kendaraan bermotor. Padahal, jalan berbeton itu bukan diperuntukan bagi kendaraan roda empat atau lebih.







VIVAnews - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Dwi Sigit Nurmantyas, memperkirakan pada tahun-tahun mendatang jalan tol di Jakarta kian macet. Jalan bebas hambatan itu tak akan ada bedanya dengan jalan arteri pada umumnya.
JAKARTA, KOMPAS.com- Langkah PT KA untuk menertibkan penumpang yang suka naik di atap kereta (atapers) belum efektif. Penumpang di atap kereta masih saja ada, dan jumlahnya pun tidak sedikit. Pemantauan Kompas di Stasiun Manggarai, Senin (6/2/2012) pagi ini, lebih dari 100 penumpang, termasuk anak-anak, terlihat masih berderet-deret duduk di atap KRL kelas ekonomi jurusan Bogor-Jakarta Kota, dari gerbong paling depan hingga paling belakang.
JAKARTA– Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta berencana menambah personel petugas agar koridor XI (Kampung Melayu–Pulogebang) steril sehingga waktu tempuh lebih singkat. Upaya ini untuk merealisasikan target 40.000 penumpang setiap hari. Kepala Humas BLU Transjakarta Sri Ulina mengatakan, penambahan petugas mutlak dilakukan agar busway tetap steril. Sejauh ini, pihaknya memaksimalkan petugas yang ada untuk mengawal koridor XI. Namun karena jumlah personel minim dan badan jalan sempit, penyerobotan jalur terus terjadi.
JAKARTA – Tak seperti empat wilayah lainnya,pembangunan trotoar di Jakarta Utara sangat ketinggalan. Rencana pembangunan 37 trotoar kandas akibat minimnya anggaran. Hingga saat ini,trotoar baru ada di empat lokasi yang terletak di tiga kecamatan. Keempat lokasi tersebut yakni Jalan Tugu Raya dan kawasan Rumah Si Pitung di Kecamatan Cilincing; di Jalan Lorong 104 Koja,Kecamatan Koja; dan galangan VOC hingga Museum Bahari Kecamatan Penjaringan. Panjang masing-masing trotoar antara 500–800 meter dengan biaya keseluruhan Rp1,1 miliar. Ironisnya, keempat trotoar tersebut banyak yang disalahgunakan, baik sebagai lapak pedagang kaki lima (PKL) maupun jadi jalur pengendara motor.











